Faktor- Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Perawat Dalam Melakukan Cuci tangan Sebelum Dan Setelah Tindakan Keperawatan Diruang Punica Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Depok Tahun 2016

Yana Setiawan

Abstract


Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara pengetahuan, masa kerja, pendidikan, sikap perawat dengan perilaku cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan diruang punica RS Sentra Medika Cisalak Depok. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan perawat dalam tindakan cuci tangan sebelum dan setelah melakukan tindakan keperawatan yang merupakan salah satu komponen dalam Kewaspadaan Universal / Universal Percaution
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan jenis penelitian analitik kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak Depok, proses pengumpulan data dilaksanakan pada bulan Agustus 2016. Sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat ruang Punica RS Sentra Medika Cisalak Depok yang berjumlah 30 orang. Jenis pengumpulan data menggunakan data primer dan instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisis yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi-square bertujuan untuk mengetahui hubungan antara variabel dependen dengan independen.
Berdasarkan hasil analisa uji statistik didapatkan hubungan antara pengetahuan dengan perilaku cuci tangan dengan nilai p = 0,000 , hubungan antara masa kerja dengan perilaku cuci tangan dengan nilai p= 0,000 , hubungan antara pendidikan dengan perilaku cuci tangan dengan nilai p = 0,006 , hubungan antara sikap dengan perilaku cuci tangan dengan nilai p = 0,014
Dari hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, masa kerja, pendidikan, dan sikap dengan perilaku cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan keperawatan diruang Punica RS Sentra Medika Cisalak Depok. Berdasarkan hasil penelitian saran yang diajukan adalah pihak Rumah Sakit terutama petugas kesehatan lebih meningkatkan kedisiplinan untuk cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan keperawatan dalam upaya pencegahan infeksi nosokomial.


Keywords


kepatuhan, cuci tangan, pengetahuan, masa kerja, pendidikan, sikap, nosokomial

Full Text:

Untitled

References


Aditama.C.Y dan Trihastuti. 2006. Kesehatan dan Keselamatan Kerja. Jakarta. Universitas Indonesia.

Depkes RI. 2007. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Pelayanan Kesehatan Lainnya. Jakarta. Perhimpunan pengendali Infeksi Indonesia.

Darmadi. 2008. Infeksi Nosokomial Problematika dan Pengendaliannya. Jakarta. Salemba Medika.

Depkes RI. 2003. Peedoman pelaksanaan kewaspadaan universal di pelayanan Kesehatan. Jakarta, Perhimpunan Pengendali Infeksi Indoneia

Emaliyawati. 2009. Tindakan kewaspadaan Universal Sebagai Upaya Untuk mengurangi Resiko Penyebaran Infeksi.(online) Available From : URL : http//pustaka.unpad. co. id/wp-conten/ aploads/2009/ 10/ tindakan kewaspadaan universal.pdf (diakses 1 April 2013)

Heri Purwanto. 2002. Pengantar Ilmu Perilaku Manusia Untuk Keperawatan. Jakarta. EGC

Nasronudin. 2007. HIV & AIDS, Pendekatan Biologi Molekuler, Klinis, dan Sosial. Jakarta. AirLangga University Press

Notoatmojo. 2003. Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta. Rieka Cipta.

Nursalam dan Ninuk. 2007. Asuhan Keperawtan pada pasien infeksi. Jakarta. Salemba Medika

Pruss, A. 2002. Pengelolaan aman Limbah Layanan Kesehatan. Jakarta. EGC

Sastroasmoro,S & Sofyan Ismael. 2008. Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Klinis. Jakarta. CV. Sagung Seto

Schffer,S.D dkk. 2000. Pencegahan Infeksi dan Praktek Yang Aman. Jakarta. EGC

Tietjen,L. 2004. Panduan Pencegahan Infeksi Untuk Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawiroharjo


Refbacks

  • There are currently no refbacks.