DETERMINAN FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN TIDUR PADA LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA BUDHI DHARMA BEKASI JAWA BARAT TAHUN 2015
Abstract
Menurut data Depkes Indonesia 2010, lansia yang mengalami gangguan tidur per tahun sekitar 750 orang. Insomnia merupakan gangguan tidur yang paling sering ditemukan. Setiap tahun diperkirakan sekitar 35%-45% orang dewasa melaporkan adanya gangguan tidur dan sekitar 25% mengalami gangguan tidur yang serius. Prevalensi gangguan tidur pada lansia cukup tinggi yaitu sekitar 50 % pada tahun 2009. Dampak dari gangguan tidur yang di alami oleh lansia yaitu mengalami peningkatan jumlah tidur pada siang hari, masalah pada perhatian dan memori, depresi, kemungkinan jatuh pada malam hari, serta rendahnya kualitas hidup lansia. (Merrit, 2002). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor–faktor yang berhubungan dengan gangguan tidur pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi- Jawa Barat Tahun 2016. Berdasarkan interview oleh Kepala Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi menyatakan bahwa beberapa lansia yang mengeluhkan adanya gangguan pada tidurnya.
Metode dalam penelitian ini adalah analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah para lansia yang berada di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi Jawa Barat. Sampel yang di ambil Sebanyak 46 Responden dengan metode pengambilan sistematik random sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Analisa data yang digunakan adalah analisa univariat dan bivariat berupa uji chi square dengan nilai signifikan α < 0,05.
Hasil penelitian ini menujukkan bahwa semua faktor yang diteliti berhubungan secara bermakna dengan Gangguan tidur pada lansia. Variabel yang berhubungan adalah pengaruh makanan ( P Value = 0,004 dan OR = 8.000), respon terhadap penyakit (P Value = 0,002 dan OR = 9,857), dan lingkungan ( P Value = 0,010 dan OR = 6,190),
Dari hasil penelitian didapatkan adanya hubungan pengaruh makanan, respon terhadap penyakit, dan lingkungan dengan terjadinya gangguan tidur pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi Jawa Barat.
Untuk para lansia agar dapat menjaga kesehatannya terutamanya yaitu menjaga tidurnya tetap terjaga, menjaga pola makan yang baik, mengubah pola hidup menjadi lebih baik lagi. Untuk kepala Panti agar dapat mengkaji lagi masalah- masalah apa saja yang dialami oleh para lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budhi Dharma Bekasi.
Keywords
Full Text:
UntitledReferences
Alimul, Aziz Hidayat, Riset Keperawatan dan Teknik Penulisan Ilmiah, Jakarta : Salemba Medika. 2007.
Asmadi. 2008. Konsep Dasar Keperawatan. Jakarta : EGC
Bandiyah, Siti.2009. Lanjut usia dan Keperawatan Gerontik.Nuha Medika.
Boedhi & Darmojo. 2009. Geriatri Ilmu Kesehatan Usia lanjut. Jakarta : FKUI
Depkes RI. 2008. Jumlah Penduduk Lanjut Usia Meningkat. Diambil Pada tanggal 14 April 2016 dari http://www. Depkes.go.id
Gallo, Joseph J. 1998. Pengkajian Status Mental. Dalam Buku Gerontologi: Edisi 2. Jakarta : EGC
Martono,hadi. 2009. Buku ajar Oedhi- Darmojo Geriatri ( Ilmu Kesehatan Usia lanjut), Jakarta, EGC.
Hidayat, A. A. (2006). Pengantar Kebutuhan Dasar Manusia. Jakarta:
Hawari, Dadang. 2007. Sejahtera Diusia Senja Dimensi Psikoreligi Pada Lanjut Usia (Lansia ). Jakarta: FKUI
Haryanto, 2016. Jurnal penelitian batasan waktu tidur pada lanjut usia. FKUI. 18 september 2016
Kozier, Barbara. 2011. Fundamental of Nursing: Concepts,Process,and Practices . Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Lueckenott Annete G. 2000. Gerontologi Nursing 2nd. St Louis : Mosby.
SalembaMedika.
Stanley, Mickey Patricia Gauntlett Beare, 2007. Buku Ajar Keperawatan Gerontik Edisi 2 .Jakarta : EGC.
Maryam R. Siti, dkk.2008. Kebutuhan Dasar Manusia.Jakarta: salemba.
Meiner Sue E.2006. Gerontologi Nursing 3rd.ed las vegas United states of America :Mosby Elseveier.
M. Kamri . 2014. Bab 1 latar belakang jumlah penduduk lansia. 10 oktober 2016. Jam 11.00 wib
Notoatmodjo. Soekidjo.2007. Kesehatan masyarakat ilmu dan seni. Jakarta : Kineka cipta.
Nengah Sumirta. AA Istri Laraswati. 2014. Faktor Yang Menyebabkan Gangguan Tidur (Insomnia) Pada L
ansia. 12 agustus 2016 pukul 15.00 wib
Potter & Perry. 2005. Buku Ajar Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktif. Edisi 7. Volume 1. Jakarta : EGC
Rafknowledge. (2004). Insomnia dan Gangguan Tidur Lainnya. Jakarta : PT Elex
Media Komputindo.
Stanley. 2006. Buku Ajar Keperawatan Gerontik. Edisi 2. Jakarta: EGC
Tarwoto & Wartonah. 2003. Kebutuhan Dasar Manusia Dan Proses Keperawatan. Jakarta : Selemba Medika
Tamher, S., & Noorkasiani. (2009). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan
ASKEP. Jakarta: Salemba Medika.
Wartonah, Tarwoto. 2004. Kebutuhan Dasar Manusia Dan Proses Keperawatan. Jakarta : Salemba medika
Tamher, S., & Noorkasiani. (2009). Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan
ASKEP. Jakarta: Salemba Medika.
https://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_negara_menurut_jumlah_penduduk
Refbacks
- There are currently no refbacks.