FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA KARYAWATI DI PD. TAHU PURNAMA DESA SUKA DANAU CIKARANG BARAT TAHUN 2014
Abstract
Siklus menstruasi sebagai suatu periode berlangsungnya perubahan fisiologi pada wanita. Menstruasi terjadi dalam rentang waktu antara fase perdarahan menstruasi yang satu dengan fase perdarahan menstruasi berikutnya. Data dari Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS, 2010) sebagian besar 68% perempuan di Indonesia berusia 10-59 tahun melaporkan haid teratur dan 13,7% mengalami masalah siklus haid yang tidak teratur dalam 1 tahun terakhir. Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi sesaat setelah menarche dan sesaat sebelum menopause. Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah apakah ada hubungan antara pengetahuan, umur, pendidikan, ergonomi, stress dan jam kerja dengan gangguan siklus menstruasi pada karyawati yang bekerja di PD. Tahu Purnama Desa Suka Danau Cikarang Barat. Rancangan penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua karyawati yang bekerja di PD. Tahu Purnama Desa Suka Danau Cikarang Barat Tahun 2014. Sampel diambil dari 38 orang, metode pengambilan sempel secara total sampling. Data primer diambil dengan menggunakan instrument kuesioner yang diisi langsungoleh responden, kemudian data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan taraf kemaknaan 0,05. Sedangkan uji yang digunakan Uji Chisquare. Hasil penelitian dengan analisa univariat didapatkan hasil karyawati yang mengalami gangguan siklus menstruasi sebanyak 22 responden (57,9%), sedangkan yang tidak mengalami gangguan siklus menstruasi terdapat 16 responden (42,1%). Dari analisa bivariat didapatkan bahwa variabel pengetahuan (P value= 0,032), umur (P value= 0,02), pendidikan (P value= 0,004), ergonomi (P value= 0,027), stress (P value= 0,004), jam kerja (P value= 0,010) memiliki nilai (P<0,05) sehingga semua variabel memiliki hubungan dengan gangguan siklus menstruasi pada karyawati yang bekerja di PD. Tahu Purnama. Saran dari penelitian ini bagi karyawati di PD. Tahu Purnama untuk lebih memperhatikan kesehatan tubuhnya dan menjaga kebersihan organ reproduksi supaya terhindar dari masalah gangguan siklus menstruasi yang bisa mengakibatkan penyakit organ reproduksi. Bagi perusahan sebagai masukan supaya lebih memerhatikan kesehatan para pekerjanya dan selalu lakukan pemeriksaan kesehatan para karyawannya. Supaya karyawannya tetap terpantau dan terhindar dari penyakit akibat kerja. Bagi institusi pendidikan Sebagai bahan masukan atau referansi tambahan dalam proses pembelajaran dan penelitian yang berkaitan dengan menstruasi khususnya gangguan siklus menstruasi serta penyakit penyertanya. Bagi peneliti selanjutnya hasil penelitian ini dapat digunakan oleh peneliti lain sebagai perbandingan untuk kasus yang sama.
Keywords
gangguan siklus menstruasi; karyawati; pengetahuan; umur; pendidikan; ergonomi; stress; jam kerja
Full Text:
PDFReferences
-
Refbacks
- There are currently no refbacks.