FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAININGPADA BATASAN USIA 3-5 TAHUN DI DUSUN II DESA KARANG RAHAYU KECAMATAN KARANG BAHAGIA KABUPATEN BEKASI TAHUN 2016

Aprilina Sartika

Abstract


Toilet training adalah suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam buang air baik buang air kecil dan buang air besar. Keberhasilan seorang anak dalam membuang air dapat dipengaruhi oleh factor intern dan factor ekstern. Factor intern berasal dari kesiapan anak untuk melaksanakan pengajaran toileting ini, sedangkan pada factor ekstern terletak pada pembinaan orang tua serta lingkungan sekitar. Pada pembinaan orang tua ada beberapa factor lagi diantaranya ; pekerjaan, pendidikan ibu, dan pengetahuan ibu. Pada hasil angket sebelum melakukan penelitian sebanyak 5 ibu yang mempunyai anak dari 100% anak yang belum berhasil toilet training, begitu juga pada hasil penelitian Wieke dkk (2008) bahwa 94,5% anak yang belum berhasil. Berdasarkan hasil diatas, saya tertarik untuk melakukan penelitian di Dusun II Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2016. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui factor - factor yang berhubungan keberhasilan dalam melakukan toilet training pada anak usia prasekolah di Dusun II Desa Karang Rahayu Karang Bahagia Tahun 2016. Hasil penelitian ini diharapkan agar bisa dijadikan bahan informasi serta kontibusi untuk pengembangan pengetahuan untuk personal hygyne dan selanjutnya bisa dijadikan bahan perbandingan untuk dikaji lebih dalam. Metode pada penelitian ini yaitu dengan menggunakan analitik kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Subjek penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak prasekolah (3-5 tahun) di dusun II Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang bahagia Kabupaten Bekasi Tahun 2016. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah Quota Sampling dengan jumlah responden sebanyak 110 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuisioner dan uji statistic dengan menggunakan Uji Chi Square. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2016, data yang diperoleh dari responden dengan mengisi lembaran kuisioner. Dari 110 responden terdapat adanya hubungan dari factor pengetahuan, lingkungan, pekerjaan dan pendidikan dengan Pvalue 0,000 ; 0,029 ; 0,015 ;0,024 Dari variable pengetahuan yang kurang lebih kecil 3,3% dan berhasil sedangkan pengetahuan baik dan berhasil lebih besar 96% responden. Pada lingkungan terdapat (55,9%) yang berhasil dengan lingkungan yang mendukung. Sedangkan pada lingkungan yang tidak mendukung sebanyak (33,3%) . dari variable pekerjaan ibu yang bekerja dengan keberhasilan toilet training sebanyak 29,3% sedangkan yang tidak bekerja sebanyak 55,1%. Pada veriabel pendidikan rendah lebih besar 53,3% dibandingkan dengan pengigikan tinggi yang berjumlah 30,0% Saran dari hasil penelitian ini ditujukan pada orang tua agar meningkatkan kualitas SDM, institusi untuk mempertimbangkan kurikulum keperawatan anak melalui bimbingan konseling yang lebih mendalam, untuk siswa agar dapat meningkatkan pengetahuan dan memberikan informasi mengenai toilet training

Keywords


Toilet Training; Pengetahuan; Lingkungan; Pekerjaan; dan Pendidikan

Full Text:

PDF

References


-


Refbacks

  • There are currently no refbacks.