HUBUNGAN KECERDASAN EMOSIONAL DAN SPIRITUAL DENGAN PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PRODI DIII KEBIDANAN TINGKAT III STIKES MEDIKA CIKARANG
Abstract
Cross Sectional. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa DIII Kebidanan Tingkat III STIKES Medika Cikarang, menggunakan teknik total populasi dengan jumlah subjek penelitian sebanyak 83 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala kecerdasan emosional dan metode dokumentasi untuk Indeks Prestasi Kumulatif. Analisis data berupa analisis univariat dan bivariat, dengan uji statistik menggunakan rumus Kai Kuadrat. Hasil perhitungan analisis menunjukkan Pvalue=0,013<Ptabel=0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kecerdasan emosional dengan prestasi belajar. Analisis data menunjukkan OR sebesar 3,750. Angka tersebut mengandung pengertian bahwa mahasiswa yang mempunyai kecerdasan emosional tinggi memiliki kecenderungan 3,750 kali untuk memperoleh prestasi belajar yang tinggi. Hasil perhitungan analisis menunjukkan Pvalue=0,020<Ptabel=0,05. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan antara kecerdasan spiritual dengan prestasi belajar. Analisis data menunjukkan OR sebesar 3,640. Angka tersebut mengandung pengertian bahwa mahasiswa yang mempunyai kecerdasan spiritual tinggi memiliki kecenderungan 3,640 kali untuk memperoleh prestasi belajar yang tinggi. Dari hasil penelitian menunjukkan adanya keterkaitan erat antara kecerdasan emosional dan spiritual dengan pencapaian hasil belajar. Diharapkan dalam penyusunan perencanaan pendidikan, hal-hal terkait dengan pengembangan kecerdasan emosional dapat ditingkatkan guna mengoptimalkan pencapaian hasil belajar siswa.
Full Text:
PDFReferences
United Nations Development Programe. Human Development Report. http://www.undp.org/content/undp/en/home/search.html?q=human+development+report. 2011, diakses 11 Oktober 2012
Saefullah. Psikologi Perkembangan dan Pendidikan. Bandung : CV. Pustaka Setia. 2012
Syah, M. Psikologi Belajar. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. 2011
Winkel, W.S. Psikologi Pendidikan dan Evaluasi Belajar. Jakarta : PT. Gramedia Pustaka Utama. 2011
Goleman, Daniel. Emotional Intelligence, Mengapa EI lebih penting daripada IQ (alih bahasa T.Hermaya). Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama. 2010
Widodo, B.S. Pentingnya Kecerdasan Emosional dalam Pendidikan. Jakarta : Grafindo. 2008
Qurniyawati, Eny. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Mahasiswa D IV FK UNS. Karya Tulis Ilmiah. Surakarta : Fakutas Kedokteran UNS. 2009
Wahyuningsih, A. S. Hubungan antara Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar pada Siswa Kelas II SMU Lab School Jakarta Timur. Skripsi. Jakarta : Fakultas Psikologi UPI YAI. 2004
Notoatmodjo, Sukidjo. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT Rineka Cipta. 2010
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta. 2011
Trihandini, F.M. Analisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosi dan Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Karyawan Hotel Horison Semarang. Tesis. Semarang : Magister Manajemen UNDIP. 2005.
Goleman, Daniel. Working With Emotional Intelligence : Kecerdasan Emosi untuk Mencapai Puncak Prestasi (alih bahasa : Widodo, A.T.K). Jakarta : PT.Gramedia Pustaka Utama. 2008
Purwanto, M. Ngalim. Psikologi Pendidikan. Bandung : Rosdakarya. 2006
Wangmuba. Self Efficacy. Jurnal Psikologi Indonesia. No. 1 h. 8-16. 2009
Mulyana. Penampilan Pribadi Humanis Komunikatif. http://jurnal.upi.edu/file/H._E_._MULYANA_.pdf. 2008, diakses tanggal 14 November 2012
Nuryanti, F.R.S. Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Prestasi Belajar Mahasiswa D IV Kebidanan FK UNS. Karya Tulis Ilmiah. Surakarta : Fakultas Kedokteran UNS. 2010
Steven, J. Stein, Howard. Ledakan EQ : 15 Prinsip Dasar Kecerdasan Emosional Meraih Sukses (alih bahasa Trinanda Rainy Januarsari, Yudhi Murtanto). Bandung : Kaifa. 2004
Hartini, N. Pola Permainan Sosial: Upaya Meningkatkan Kecerdasan Emosi Anak. Anima Indonesian Psikological Journal, 19,3. 2004
Ahmadi, Abu. Supriyono, Widodo. Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta. 2008
Refbacks
- There are currently no refbacks.